Palung Kegilaan
Palung Kegilaan
Ini tentang cinta yang ternyata mampu mencapai kedalaman sejauh itu. Cinta yang diam-diam membuat keyakinanku pada Yang Maha Ghaib semakin tumbuh, semakin nyata terasa di dalam dada.
Oh Tuhan… mengapa cinta ini terasa begitu indah bahkan ketika ia menyiksa? Ketika rindu harus kutahan, dan ketika hati ini begitu ingin berjumpa dengan-nya sang titipan cinta.
Rasanya cinta ini telah melewati batas kewajaran. Sakitnya terasa nyata, bahagianya pun begitu hidup.
Suka dan dukanya datang silih berganti, namun semuanya tetap ingin kurasakan. Seolah apa pun yang berasal darinya selalu memiliki tempat paling dalam di hati ini.
Diaku Jiwaku…
Mungkin ragaku berada sangat amat jauh darinya, tetapi hati ini terasa begitu dekat. Aku hidup seakan selalu bersamanya. Melihatnya. Mendengar suaranya. Bahkan detak jantungnya terasa hidup di dalam sini, di dadaku sendiri.
Dia telah menjadi belahan jiwa yang tak bisa lagi kupisahkan dari diriku.
Oh Tuhan… mengapa Kau titipkan cinta sebesar ini? Rasanya begitu sulit dijelaskan oleh kata-kata maupun logika. Aku tenggelam di dalam lautan cinta yang tak bertepi.
Kadang aku merasa benar-benar gila. Cara pandangku terhadap dunia berubah karena cinta ini. Apa pun yang kulihat terasa memiliki wajah cinta di dalamnya.
Oh Tuhan… betapa dalam dan besarnya rasa ini.
Apakah jiwa dan raga ini sanggup mewadahinya? Ataukah suatu hari nanti aku akan hanyut dan tenggelam sepenuhnya di dalam lautan cinta yang Kau ciptakan ini…?
Komentar
Posting Komentar
Silakan tinggalkan komentar 💛
Kalau gak mau ribet, kamu bisa pilih Anonim, lalu tuliskan namamu di akhir komentar (misalnya: by Ayu).
Jejak kecilmu berarti banyak untuk ku