Di Palung Jiwaku
Di Palung Jiwaku
Tuhan...
Ternyata ada sebuah cinta yang sedalam ini. Sebuah rasa yang luar biasa, yang mampu melampaui logika hingga menambah keyakinan serta keimananku pada-Mu, Sang Pemilik Cinta yang Maha Ghaib.
Mengapa cinta ini terasa begitu indah, bahkan di saat aku harus tersiksa menahan rindu? Aku sangat ingin berjumpa dengan dia, sang titipan cinta-Mu.
Rasanya, rasa ini telah meluap melewati batas kadarnya. Sakit, senang, suka, dan duka—semuanya melebur menjadi satu detak yang nyata.
Mungkin raga kami terbentang jarak yang amat jauh, namun hati ini begitu lekat.
Aku hidup seolah selalu bersamanya; melihat tatapnya, mendengar suaranya, bahkan merasakan detak jantungnya berdenyut di dalam dadaku sendiri.
Dia bukan sekadar kekasih, dia telah menjadi belahan jiwaku.
Tuhan, Engkau titipkan cinta yang sulit dijelaskan dengan kata-kata dan kewarasan. Aku telah tenggelam sepenuhnya dalam lautan ini.
Rasanya aku benar-benar hilang—tiap sudut mataku memandang, segalanya telah berubah warna. Semua yang kulihat adalah cinta.
Kini aku bertanya pada sunyi: apakah jiwa dan raga yang ringkih ini sanggup mewadahinya? Ataukah memang takdirku adalah hanyut dan tenggelam selamanya dalam lautan cinta ini?
Komentar
Posting Komentar
Silakan tinggalkan komentar 💛
Kalau gak mau ribet, kamu bisa pilih Anonim, lalu tuliskan namamu di akhir komentar (misalnya: by Ayu).
Jejak kecilmu berarti banyak untuk ku